Abortus Ditinjau Dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Dan Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992

  • Khusnul Hitamina

Abstract

Masyarakat dunia, termasuk masyarakat Indonesia semakin mencapai tingkat modernisasi yang semakin lama semakin maju. Banyak pemberitaan-pemberitaan yang bisa dilihat dan dibaca melalui media massa baik media elektronik maupun media cetak yang bisa secara langsung diterima oleh masyarakat. Dalam pemberitaan tersebut terkadang diwarnai dengan banyaknya kejahatan dan pelanggaran, misalnya pembunuhan, penipuan, perkosaan, aborsi, dan lain sebagainya.Aborsi merupakan salah satu topik yang selalu hangat dan menjadi perbincangan di berbagai kalangan masyarakat, di banyak tempat dan di berbagai negara, baik itu didalam forum resmi maupun forum-forum non formal lainnya, sehingga kata aborsi akan menjadi suatu kengerian yang teramat sangat bagi umat manusia dimana janin yang tidak berdosa akan menjadi korban.Pengertian Aborsi  adalah tindakan penghentian kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar kandungan (sebelum usia 20 minggu kehamilan), yang bukan semata untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dalam keadaan darurat, tapi juga bisa karena sang ibu tidak menghendaki kehamilan itu. Dalam praktek aborsi ini cara-cara yang digunakan meliputi cara-cara yang sesuai dengan protokol medis maupun cara-cara tradisional, yang dilakukan oleh dokter, bidan, maupun dukun beranak, baik di kota-kota besar maupun di daerah terpencil. 

Masyarakat dunia, termasuk masyarakat Indonesia semakin mencapai tingkat modernisasi yang semakin lama semakin maju. Banyak pemberitaan-pemberitaan yang bisa dilihat dan dibaca melalui media massa baik media elektronik maupun media cetak yang bisa secara langsung diterima oleh masyarakat. Dalam pemberitaan tersebut terkadang diwarnai dengan banyaknya kejahatan dan pelanggaran, misalnya pembunuhan, penipuan, perkosaan, aborsi, dan lain sebagainya.

Aborsi merupakan salah satu topik yang selalu hangat dan menjadi perbincangan di berbagai kalangan masyarakat, di banyak tempat dan di berbagai negara, baik itu didalam forum resmi maupun forum-forum non formal lainnya, sehingga kata aborsi akan menjadi suatu kengerian yang teramat sangat bagi umat manusia dimana janin yang tidak berdosa akan menjadi korban.

Pengertian Aborsi[1] adalah tindakan penghentian kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar kandungan (sebelum usia 20 minggu kehamilan), yang bukan semata untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dalam keadaan darurat, tapi juga bisa karena sang ibu tidak menghendaki kehamilan itu. Dalam praktek aborsi ini cara-cara yang digunakan meliputi cara-cara yang sesuai dengan protokol medis maupun cara-cara tradisional, yang dilakukan oleh dokter, bidan, maupun dukun beranak, baik di kota-kota besar maupun di daerah terpencil.


[1]Ilmu Kedokteran Forensik Dan Medikolegal, Widya Medika, Jakarta, 1995, H. 52

Published
2016-06-18
How to Cite
HITAMINA, Khusnul. Abortus Ditinjau Dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Dan Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992. GEMA, [S.l.], v. 1, n. 1, june 2016. Available at: <http://ejurnal.stihzainulhasan.ac.id/index.php/gema/article/view/1>. Date accessed: 23 jan. 2018.
Section
Articles